150 Dokter di Italia Meninggal Usai Terinfeksi Virus Corona

126

Banyak tenaga medis yang menjadi korban pandemi virus Corona (COVID-19). Sedikitnya 150 dokter di Italia meninggal dunia setelah terinfeksi virus Corona.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (25/4/2020), Asosiasi Dokter Italia menyebut sekitar 10 persen dari total kasus virus Corona di Italia adalah para profesional medis.

Data terbaru dari Johns Hopkins University (JHU) menyebut lebih dari 192 ribu kasus terkonfirmasi di Italia, dengan lebih dari 25 ribu kematian.

Asosiasi Dokter Italia dalam pernyataan pada Jumat (24/4) waktu setempat, menyebut sedikitnya 150 dokter meninggal usai terinfeksi virus Corona. Tidak disebutkan lebih lanjut di wilayah mana saja para dokter yang meninggal akibat virus Corona ini.

Laporan kantor berita ANSA menyebut bahwa dokter yang meninggal termasuk para dokter yang sudah pensiun namun kembali bertugas untuk membantu perang melawan virus Corona.

Secara terpisah, kelompok layanan kesehatan Italia, ANAAO, mengkritik dekrit yang bertujuan memperkuat sistem layanan kesehatan negara itu. Disebutkan bahwa dekrit itu tidak cukup baik. ANAAO menyebut langkah-langkah memperkuat sistem kesehatan yang diatur dalam dekrit bernama ‘Cura Italia’ — yang bernilai 25 juta Euro dan disetujui pemerintah pada Jumat (24/4) waktu setempat — ‘sungguh mengecewakan’.

“Dana tambahan yang disediakan tidaklah cukup untuk menjamin remunerasi semua yang bekerja lembur antara Februari hingga Maret dengan kemurahan hati dan semangat pengorbanan dalam menghadapi tsunami pasien yang masuk ke rumah-rumah sakit, yang berdampak pada sistem layanan kesehatan yang kekurangan pendanaan selama beberapa dekade,” sebut ANAAO.

Sumber : detik.com

You might also like
close