China Sumbang Rp 467 Miliar Untuk WHO Setelah Amerika Hentikan Pendanaan

27

China menyumbang USD 30 juta atau sekitar Rp 467 miliar kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana menghentikan pendanaan ke lembaga PBB tersebut karena menuduhnya memihak Beijing.

Ini adalah kedua kalinya China – tempat kasus pertama virus corona (Covid-19) itu dilaporkan akhir tahun lalu – telah memberikan dana tambahan kepada WHO selama pandemi, setelah mengumumkan sumbangan USD 20 juta atau sekitar Rp 312 miliar pada awal Maret.

Beijing berjanji meningkatkan dukungan bagi organisasi yang bermarkas di Jenewa itu setelah berulang kali dikritik atas responsnya dalam mengatasi krisis ini, termasuk dari Trump, yang mengklaim WHO salah mengelola dan menutupi penyebaran virus dan terlalu mempercayai Beijing.

Dilansir dari South China Morning Post, Jumat (24/4), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengumumkan sumbangan terbaru pada Kamis, mengatakan total sumbangan sebesar USD 50 juta atau sekitar Rp 700 miliar itu akan “mendukung perjuangan global melawan Covid-19 dan memperkuat sistem kesehatan negara-negara berkembang”.

Geng menambahkan, dukungan itu juga mencerminkan kepercayaan dan dukungan pemerintah dan rakyat China kepada WHO.

Juru bicara lainnya, Hua Chunying di Twitter mengatakan sumbangan dana itu akan digunakan untuk membantu negara berkembang.

“Di saat yang genting ini, mendukung WHO sama dengan mendukung multilateralisme dan solidaritas global,” ujarnya.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi juga membela WHO saat berbincang melalui telepon dengan timpalannya Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian pada Rabu.

Wang mengatakan WHO memiliki peran kunci dalam mengkoordinasikan upaya global dalam melawan virus dan menyiapkan dukungan penting terhadap negara-negara Afrika.

Laman: 1 2

You might also like
close