Hasto: “Pelemparan Molotov ke Kantor PDIP Tindakan Pengecut!”

2.003

Widanna.CO – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengecam keras aksi pelemparan bom molotov ke kantor Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Megamendung dan Cileungsi, oleh orang tidak dikenal. Hasto menegaskan, aksi tersebut adalah tindakan pengecut. 

“PDI Perjuangan menentang berbagai bentuk teror. Pelemparan bom molotov adalah tindakan pengecut dan memiliki motif ideologis. Serangan ke kantor PAC tersebut adalah serangan atas demokrasi, serangan terhadap kemanusiaan, dan serangan atas tatanan kehidupan masyarakat yang mendambakan hidup tenteram,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2020).

Hasto mengatakan, tidak menutup kemungkinan teror serupa bisa menimpa kantor-kantor PAC lain bahkan di kantor DPP.

Meski begitu, Hasto menegaskan teror tersebut tidak akan menyurutkan semangat juang PDIP dalam memegang teguh Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI dan kebinekaan Indonesia.

Terlebih atas penghormatan masyarakat Indonesia yang menempatkan PDI Perjuangan sebagai Partai Nasionalis Soekarnois.

“PDI Perjuangan partai grass roots, tidak kenal mundur dan takut,” tegasnya.

Hasto mengatakan, keteguhan sikap partai di dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara telah teruji.

PDIP yang memiliki akar sejarah kuat dengan PNI yang telah berjuang jauh sebelum republik ini berdiri, kata Hasto, selalu menjawab tantangan sejarah dan merumuskan jawaban sesuai amanat penderitaan rakyat. 

Lebih laniut, Hasto menegaskan bahwa tindakan teror tidak boleh dibiarkan terjadi. Indonesia adalah negara hukum. 

“Karena itulah mereka yang telah mengganggu ketentraman masyarakat harus ditindak, dan hukum tidak boleh kalah dengan berbagai bentuk aksi teror yang anti ketuhanan dan anti kemanusiaan tersebut,” tegasnya.

Laman: 1 2

You might also like
close